Jawab : selama proses ritual yg anda lakukan sama dg yg mbah Wira lakukan, maka hasilnya akan SAMA SAJA
Akan tetapi
Jika proses ritual yg anda lakukan berbeda dg yg mbah Wira lakukan, maka hasilnya juga akan berbeda, meskipun menggunakan khodam MALAPETAKA yg sama
Tahapan proses ritual yg dilakukan secara garis besar yaitu :
1. Pageran, pasang filter utk menseleksi jin yg hadir memenuhi panggilan kita. Semakin rapat filternya maka jin yg hadir/lolos filter juga semakin berkualitas
2. Himpun energi, baik melalui ACS, aji sangkan paraning dumadi, mantra eyang semar, asma & qosam, maupun ilmu2 wingit lainnya. Semakin wingit ilmunya, maka energi yg terbentuk dr mantra2 tersebut akan mampu menghadirkan jin yg semakin unik
3. Panggil jin utk hadir
4. Proses wawancara dan negosiasi
5. Proses penyepakatan perjanjian dr jin menjadi khodam
6. Proses pem vesselan khodam
7. Proses penguncian vessel
8. Azimat BPJS yg berkhodam siap digunakan
Nah
Bagi anda yg :
♧ belum ada ilmu sama sekali karena ga pernah tirakat
♧ belum bisa berkomunikasi 2 arah dg entitas astral
Maka keseluruhan proses di atas (dr no.1 s/d no.8) hanya diwakili oleh khodam MALAPETAKA saja
Sementara jika mbah Wira yg melakukan, khodam2 MALAPETAKA itu hanya membantu di proses no.2 saja
Ketika ritual 1x, 2x, 3x, 10x, energi mbah Wira masih bagus. Namun jika sudah 15x, 20x, maka energi mulai loyo
Disitulah peran khodam MALAPETAKA bagi mbah Wira yaitu meng INJECT sejumlah besar energi utk memanggil jin2 itu hadir kembali. Sementara proses lainnya, seperti : pageran, pasang filter, mendatangkan jin, negosiasi, pembuatan kontrak, penguncian vessel, semua mbah Wira lakukan sendiri
Jadi tidak sekedar NYURUH khodam MALAPETAKA saja
Dr sini anda paham ya
Bahwa meskipun ALAT yg digunakan sama, namun PROSES PEMBUATAN azimat BPJS yg kita lakukan sangat jauh berbeda
Hal ini mbah Wira lakukan demi menjaga KUALITAS azimat BPJS yg mbah Wira produksi
Asik ya

0 Komentar
Untuk fast respon silahkan langsung menghubungi nomor yang sudah tertera.
Terima kasih.