2015
Awal jadi PNS, gaji 1.800.000
Sudah PNS ya, bukan karyawan kontrak
Saat itu tidak berani bermimpi punya rumah/beli rumah. Bahkan MIMPI aja ga berani
Pernah tanya2 tentang harga rumah ke temen, di ketawain. Katanya : "jadi PNS baru berapa hari, sudah tanya harga RUMAH. Saya saja puluhan tahun jadi PNS ga bisa beli rumah, cuman bisa mbangun rumah di kampung"
Ini RUMAH ya, RUMAH. Yang notabene kebutuhan primer (sandang, pangan, papan). Belum bicara tentang mobil atau asuransi kesehatan utk hari tua. Kejauhan bosque
Sejak saat itu saya mulai mikir, "apa saya keliru memilih profesi ya? Lha ini temen2 PNS senior yg kerjanya LURUS, ga ada yg punya aset melebihi 1 M. Apa saya kelak akan jadi seperti mereka juga ya?"
Masih dg pergulatan batin : "ada yg anaknya mau masuk kuliah, sampai di HUTANGKAN ke bank, NYEKOLAHKAN SK PNS namanya. Masa sih biaya kuliah anak aja sampe segitunya ga punya sama sekali?"
Saya paham betul, bahwa ada SEBAB yg jadi jalan masuknya AKIBAT
SEBAB harus jadi jalan masuk yg LOGIS, RASIONAL dan bisa di NALAR. Jangan bilang :
♧ oh KALKULATOR TUHAN tidak begitu
♧ yaa MUDAH2AN aja ada KEAJAIBAN
♧ yaa SEMOGA aja ada MUKJIZAT
Dan logika2 MISTIS lainnya. Jangan
SEBAB harus se LOGIS mungkin, se RASIONAL mungkin, se MASUK AKAL mungkin. Shg saat berjuang, bisa di hitung dg jelas, bisa di break down dg tepat, bisa di rumuskan dg akurat
Sama halnya seperti jualan bakso 1 mangkok harga 10.000, lalu kau siapkan 500 mangkok. Jangan lantas kau bilang SEMOGA DAPAT DUIT 10 juta
Ga logis bos
Ga rasional
Dan ga mungkin terjadi
mungkin aja kalau ada dermawan gila yg harusnya bayar 10.000 tapi ngasih duit 10 juta
Hal2 macam ini jangan dibiasakan dijadikan pedoman dan patokan. Geli rasanya kalau ada orang yg logikanya MISTIKA sekali
Profesi dosen, bolos kerja sebulan, ngandalkan wirid supaya ga kena SP (surat peringatan)
Profesi pedagang, nyiapin porsi ala kadarnya, ngandalkan khodam supaya hasil jualan melebihi hitung2an logika
Ingat, SEBAB harus se LOGIS mungkin, se RASIONAL mungkin, se MASUK AKAL mungkin. Perkara TUHAN mau melebihkan hasil yg kita dapatkan, itu urusan TUHAN. Jangan kau paksakan TUHAN harus memberi lebih atas usaha yg kau lakukan
Hasil itu URUSAN TUHAN
Urusan manusia adl usaha, usaha dan terus usaha
Itulah mengapa mbah Wira memilih GANTI PROFESI
Karena AKIBAT yg saya inginkan tidak sesuai dg SEBAB yg tersedia, jika saya tetap menjadi PNS
Dukun boleh dukun
Tapi fikiran harus tetap waras, hitung2an dan logika harus tetap jalan. Jangan kau legalkan KEMALASAN mu dan berlindung di balik magic, termasuk wirid dan azimat berkhodam
salam cerdas bersupranatural
0 Komentar
Untuk fast respon silahkan langsung menghubungi nomor yang sudah tertera.
Terima kasih.