mengapa azimat buatan mbah Wira tanpa pantangan dan tanpa perawatan?

 Jawab : terdapat setidaknya dua hal yg menyebabkan munculnya pantangan dan perawatan, yaitu :


(a) yg pertama yaitu sikap praktisi/ peritual yg memposisikan dirinya DIBAWAH derajad si khodam, shg khodam merasa perlu DIAKUI EKSISTENSINYA dg adanya pantangan dan perawatan


Dalam kasus ini, pantangan dan perawatan juga berperan sbg PENGHORMATAN atas kesediaan si entitas astral dlm membantu manusia


Akibatnya, ketika pantangan tersebut dilanggar atau perawatan yg dijanjikan tidak dipenuhi, khodam merasa DIHIANATI, DIACUHKAN dan TIDAK DIHORMATI


Akibat yg ditimbulkan ada bermacam2, mulai dr yg paling ringan yaitu :

(1) khodam pergi meninggalkan pemiliknya

(2) khodam tidak pergi, namun tuahnya tidak berjalan sama sekali

(3) yg paling berat adl, khodam memberikan dampak yg BERLAWANAN dg yg seharusnya


Misalnya :

(1) khodam asihan, seharusnya membuat tuan nya disenangi banyak orang - yg terjadi justru malah dimusuhi banyak orang


(2) khodam penglaris dagangan, seharusnya membuat toko/usaha tuan nya laris manis - yg terjadi justru malah sepi/ dijauhi pelanggan lama/ pelanggan berpindah tempat


(3) khodam kejayaan karir, seharusnya membantu tuannya bekerja, meraih target2 perusahaan shg membuat karir/ jabatan tuan nya meroket - yg terjadi justru malah sering apes, gagal penuh target, sering buat kesalahan, lalu kena PHK


(4) khodam manipulasi energi, seharusnya membuat tuan nya sehat, bugar, memiliki fisik yg kuat - yg terjadi justru malah sering sakit, bangun tidur tetap lelah/ tidak hilang capeknya, badan terasa berat, dll


(b) yg kedua yaitu berkaitan dg proses/ metode ritual yg digunakan. Pantangan dan perawatan seringkali muncul akibat khodam ditarik paksa kemudian dikunci dlm suatu benda, dipaksa melayani manusia, dipaksa menyelesaikan permasalahan tertentu, dan paksaan2 lainnya yg disertai dg ancaman


Misalnya :

(1) jika si khodam tidak menurut, akan dibakar sampai habis

(2) jika si khodam tidak mau melayani, maka alamnya akan dimusnahkan, koloni/kampung nya akan dimusnahkan, dst

(3) jika si khodam tidak mau membantu manusia, maka ikatan2 dan kuncian2 yg membelenggu leher si khodam tidak akan dilepas, dst ada banyak sekali metode paksaan yg bisa dilakukan praktisi dr seluruh dunia


Dg kondisi yg tidak nyaman sebagaimana ilustrasi di atas, jelas jin yg dijadikan khodam akan membalas dg persyaratan yg sulit atau aneh2, seperti munculnya PANTANGAN dan PERAWATAN yg biasa anda kenal dan dengar di sosial media


kembali kepada pertanyaan : mengapa azimat buatan mbah Wira tanpa pantangan dan tanpa perawatan?

Jawab : hal ini karena proses penjodohan khodam dilakukan dg SUKARELA, ngomong baik2 dr hati ke hati, tanpa paksaan, tanpa siksaan, tanpa ancaman


Khodam dg sukarela mengikuti mbah Wira, mereka senang karena menjadi BERMANFAAT saat membantu bagi manusia, mereka senang mempelajari hal baru/ ilmu baru/ wawasan baru/ karakter baru saat bersama manusia, mereka senang bisa meng aktualisasikan ilmu kesaktian yg mereka miliki utk menyelesaikan tugas2 yg diberikan oleh manusia


Itulah mengapa azimat buatan mbah Wira sangat mudah di oprasikan, sangat sederhana dan aman, sangat cepat tuahnya terasa, ya karena semua azimat yg dibuat, diawali dg ilmu yg baik, dibuat dg tata cara yg baik, shg memberikan manfaat yg baik bagi penggunanya. Jelas ya


lalu jika saya ingin memberikan minyak, dupa, buqur, atau hadiah/ perawatan lain sebagaimana yg saya lakukan pada azinat2 buatan dukun lain bagaimana mbah?

Jawab : boleh saja, namun tidak wajib


Jelas ya, jawabannya BOLEH SAJA. Namun tidak wajib. Boleh itu artinya dilakukan ya BISA, tidak dilakukan juga tidak apa2

0 Komentar