Sesekali boleh dong ya testimoni dr mbah Wira sendiri?

 

Sesekali boleh dong ya testimoni dr mbah Wira sendiri?


Jadi pada saat mbah Wira masih awal2 jd PNS, sekitar th 2016an lah, dg gaji yg tidak seberapa besarnya itu mbah Wira pernah beli rumah baru di perumahan


Harganya 300 jt, dg ukuran 6x15 m. Posisi sangat strategis, dekat dg semua fasilitas negara termasuk RSUD dan pom bensin


Setelah mbah Wira pindah ke Malang, rumah tersebut kosong. Oleh karenanya sejak th 2015 mbah Wira iklankan utk dijual


Harga pasaran rumah2 di sekitarnya yaitu 550 jt. Dari pada kosong berlama2, mbah Wira tawarkan dg harga 450 jt saja. Dg perhitungan, setelah di potong pajak + biaya lain2 maka masih terima bersih 350an jt. Masih ada untung 50 jt (ya rugi sih itungannya, bukan untung jika mengingat inflasi indonesia yg ga karuan besarnya)


Kasab sudah mbah Wira lakukan, antara lain :

● posting iklan seminggu sekali di grup2 jualan rumah

● rumah sudah di renov, cat bersih, banner DIJUAL segede gaban lengkap dg no.tlp yg MUDAH di hubungi

● kasih harga murah di bawah pasaran (pasaran 550 jt, mbah Wira tawarkan hanya 450 jt saja)


● wirid2 & khodam prewangan semua sudah dikerahkan


♧ Dan apa yg terjadi?

sudah 1 th lebih, si rumah belum terjual

Mantab bukan 😂


Dlm hal ini mbah Wira menyadari bahwa bukan berarti tuah azimat tidak jalan, karena :

● yg tanya2 banyak, yg wa menanyakan banyak, yg suka banyak, yg ingin mengontrak rumah tersebut jg banyak


● namun mereka semua tidak punya uang utk membelinya


● rata2 orang sana hanya siap dana 150 jt saja utk rumah dg ukuran serupa di kampung. Ingat, di kampung. Sementara rumah yg mbah Wira jual adl di perumahan. Itu beda konsepnya sudah bikin harganya jauh jomplang


● dan yg paling unik adl, sejak mbah Wira afirmasi kepada para khodam utk NGELARISIN rumah mbah Wira (yg tidak laku2 itu), sejak saat itu pula penghasilan dr supranatural melonjak tajam


● seberapa tajam? Hanya butuh 2 bulan utk menghasilkan uang dlm jumlah yg lebih banyak dr harga rumah yg mbah Wira jual di atas. Betul2 hanya butuh 2 bulan saja


hal inilah yg ingin mbah Wira soroti


Perlu anda ketahui bahwa rata2 penghasilan dukun penjual azimat itu berkisar di antara 10 jt (normal), hingga maksimal 20 jt (laris manis). Ini adl angka yg mbah Wira peroleh berdasarkan survey, jd bukan angka hasil mengira2 semata


Jika ada dukun yg penghasilannya kurang dr angka tersebut di atas, maka artinya : 

1. Azimat buatannya ga manjur. Makanya ga laku jual

2. Jualan MALAIKAT. Sudah 2 ini aja possibilitasnya


Sementara jika ada dukun yg penghasilannya lebih dr angka tersebut di atas, maka artinya :

1. Dukun tersebut artis terkenal, shg bisa menjual jasanya dg harga yg jauh di atas rata2

2. Dukun tersebut dapat uang dr menjual JASA dlm menyelesaikan masalah tertentu, jd bukan hanya menjual azimat semata

3. Dukun tersebut tingal di luar negri yg UMR rakyatnya 2 hingga 3 digit per bulan, shg bisa membeli produk2 perdukunan dg harga mahal


Mantab ya...

Khodam betul2 mencarikan jalan masuknya uang yg masih MEMUNGKINKAN, yg KASAB nya bagus, shg ketika hasilnya MELIMPAH semua terasa logis, masuk akal dan bisa di nalar dg logika manusia


Inilah kualitas azimat2 kerejekian buatan mbah Wira


bagi anda yg sedang BERPROSES menjual rumah seperti mbah Wira..

Jangan patah semangat jika belum laku


Percayalah, teman2 khodam prewangan ini senantiasa bekerja dan mencarikan jalan masuknya uang bagi anda


Mungkin jalan masuknya BELUM DARI ARAH rumah yg terjual. Hal ini semata2 karena kondisi ekonomi masyarakat kita sedang carut marut


Namun jangan tutup mata karena bisa jadi anda mengalami sebagaimana yg mbah Wira alami dlm cerita pengalaman di atas


Mbah Wira sangat bersyukur karena jika rumah tersebut jd laku sekalipun, pasti ngurus legalitasnya saja akan butuh riwa riwi dan waktu yg lebih lama dr 2 bulan


Sementara ketika khodam prewangan yg mencarikan jalan, hanya butuh waktu 2 bulan saja utk memasukkan uang dg nominal yg lebih banyak dr harga rumah yg mbah Wira jual di atas


mantab ya...


Ini baru dr 1 bisnis, belum dr bisnis yg lain


Maka dr itu tidak bosan2 mbah Wira sampaikan bahwa : tuah itu PASTI BERJALAN bagi mereka yg tetap mau bekerja, tetap mau melakukan KASAB, tetap mau melakukan usaha nyata sbg jalan masuknya tuah

0 Komentar