Gini bosku, ijin
Jangan takut azimat buatan mbah Wira tuahnya ga jalan kek dukun2 lapak sebelah
Sorry to say, selama ada KASAB nya, maka tuah PASTI jalan
Beda cerita jika ga ada kasabnya
Contoh :
▪︎ Mbah Wira afirmasi ingin jd presiden. Aduh bosku, ga ada kasabnya. Mbah Wira bukan anak sapa2
▪︎ Fufufafa afirmasi ingin jd presiden di konoha. Ya jelas sangat bisa, kan anak hokage? Sangat mudah bagi hokage berkuasa membuatkan jalan nya
▪︎ Mbah Wira afirmasi ingin kawin sama ghiselle. Aduh bosku, ga ada kasabnya. Mbah Wira ga kenal sama ghiselle, bukan tetangga ghiselle, nomor tlp nya juga ga punya, ga ada satupun PELUANG bagi mbah Wira berinteraksi dg ghiselle. Maka mustahil mbah Wira bisa kawin ama ghiselle
▪︎ Rapih amad afirmasi ingin kawin sama ghiselle. Oh sangat mungkin bosku. Sesama artis, sesama orang jakarta, sangat mungkin keduanya berinteraksi, Rapih Amad kaya raya (sekiranya ghiselle mau, maka rapih amad bisa membiayai gaya hidup ghiselle). Peluang ada, maka afirmasi menemukan jalannya utk menjadi kenyataan
Paham yaa bosku
Hal ini jg berlaku utk urusan lainnya
Misal :
▪︎ Saya afirmasi ingin toko rame. Maka lakukan kasabnya, buatkan jalan masuknya. Toko dg lokasi strategis, marketing jor2an, produk istimewa harga bersahaja. Itu semua adl kasabnya
Tanpa kasab (misal : toko di gang buntu, harga ngemplang ga masuk akal, kualitas produk B aja, yaa mana mungkin bisa laris?)
Jelas ya bosku
Dan seterusnya sesuaikan dg permasalahan masing2 orang di lapangan yaa
Tuah membawa PERUBAHAN NYATA
Serta dapat dibandingkan BEDANYA antara sebelum v/s sesudah didampingi khodam
Seperti ini contoh nyata nya



0 Komentar
Untuk fast respon silahkan langsung menghubungi nomor yang sudah tertera.
Terima kasih.